Penyelenggaraan Pendidikan

Sistem penyelenggaraan pendidikan Program Studi TPTP dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan industri perkebunan modern.

Penyelenggaraan Pendidikan

Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit (TPTP) menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang pengolahan hasil perkebunan.

Proses pembelajaran dirancang untuk mengintegrasikan teori, praktik laboratorium, praktik lapangan, dan pengalaman industri guna mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja profesional.

Sistem pendidikan dilaksanakan secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran aktif, inovatif, dan berbasis kebutuhan industri modern.

Jenjang Pendidikan

Program pendidikan vokasi Diploma dengan sistem pembelajaran berbasis praktik dan industri.

Masa Studi

Masa studi ditempuh dalam 6 - 8 semester sesuai kurikulum akademik yang berlaku.

Sistem Pembelajaran

Menggunakan pendekatan Student Center Learning (SCL) berbasis teknologi dan praktik lapangan.

Praktik Industri

Mahasiswa mengikuti kegiatan laboratorium, praktik lapangan, dan magang industri.

Kompetensi Pembelajaran

Mahasiswa dibekali berbagai kompetensi sesuai kebutuhan industri pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit.

Teknologi pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit.

Pengendalian mutu dan quality control produk.

Manajemen proses produksi industri agro.

Keselamatan dan kesehatan kerja industri.

Pemanfaatan teknologi pengolahan modern.

Pengelolaan laboratorium dan praktik industri.

Metode Pembelajaran

Sistem pembelajaran dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik, praktik, dan profesional mahasiswa.

Perkuliahan Teori

Pembelajaran di kelas untuk mendukung pemahaman konsep akademik dan industri.

Praktikum Laboratorium

Mahasiswa melakukan praktik secara langsung menggunakan fasilitas laboratorium.

Praktik Lapangan

Kegiatan observasi dan praktik langsung di lingkungan industri perkebunan.

Project Based Learning

Mahasiswa mengerjakan project berbasis kasus industri dan penelitian terapan.